Dampak Negatif Globalisasi Terhadap Kehidupan Sosial Budaya Bangsa Indonesia antara lain:
1. Lunturnya nilai Budaya Asli
- Arus globalisasi yang sangat deras dapat menggerus nilai nilai budaya asli, contohnya Semakin lunturnya semangat gotong-royong, solidaritas, kepedulian, dan kesetiakawanan sosial sehingga dalam keadaan tertentu/ darurat, misalnya sakit,kecelakaan, atau musibah hanya ditangani oleh segelintir orang
- Cara berpakaian, cara berpakaian bangsa Barat pun perlahan masuk dalam budaya kita
- Meniru perilaku yang buruk dan gaya hidup kebarat-baratan, Misalnya, perkelahian antar pelajar dan adegan-adegan kekerasan
- Memberi salam atau mencium tangan orang tua sudah tergantikan oleh “Cipika - Cipiki” (cium pipi kiri dan pipi kanan) yang diperkenalkan budaya Barat. Padahal ini tidak sesuai dengan Bangsa Timur yang lebih mengedepankan etika dalam bermasyarakat. Terlebih dalam Agama Islam “Cipika - Cipiki” dianggap dosa bila dengan lawan jenis.
- Meniru Idola Cara berpakaian para aktris/actor atau penyanyi dari barat (luar Indonesia) sangat bertentangan dengan cara berpakaian di Indonesia
2 Perubahan Gaya Hidup
- Individualistis. sikap mementingkan diri sendiri
- Pragmatis, melakukan suatu kegiatan yang menguntungkan saja
- Materialistis, sikap mengukur sesuatu dengan materi
- Hedonism sikap bergaya hidup mewah dan boros karena status seseorang di dalam masyarakat diukur berdasarkan kekayaannya
- Konsumtif, pola konsumsi yang sudah melebihi batas
- Sekuler sikap yang lebih mementingkan kehidupan duniawi dan mengabaikan nilai-nilai agama
3. Terjadi eksploitasi sumber sumber daya alam yang mengakibatkan kerusakan lingkungan dan polusi limbah industri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar